Jelang Pilkada, Mesin PKS terpanaskan dengan Mabit

Jelang Pilkada, Mesin PKS terpanaskan dengan Mabit

- in Pemilukada, Struktur
562
0
IMG_20151128_210443

Hujan gerimis yang mengawali malam ahad di penghujung bulan november ini tak berhasil membendung niatan para kader PKS untuk berhimpun dalam sebuah aktifiyas ruhiyah.

Ya….Mabit adalah salah satu sarana tarbiyah para kader PKS yang diadakan pada malam ahad ini. Selain untuk pemenuhan kebutuhan tarbiyah ruhiyah, Mabit malam ini terasa istimewa karena terlaksana di dalam suasana hangat gelaran demokrasi di kota Depok yang akan dilaksanakan tanggal 9 Desember 2015.
Sekitar 100 kader PKS hadir memenuhi ruangan aula sekretariat DPC PKS Beji. Rentang usia mulai dari belasan tahun hingga yang sudah lebih dari 60 tahun tak kuasa menghalangi indah dan eratnya ukhuwah para kader. Jarak usia yang jauh terlebur oleh kuatnya ikatan hati mereka. Dan itulah senjata yang selama ini mampu menggetarkan dan menciutkan nyali kompetitor apabila berhadapan dengan PKS. SOLID!
Diawali dengan sambutan dari Ketua DPC PKS Beji, Ustadz Bimo Pamungkas dimana Beliau menekankan perlunya jiddiyah (kesungguhan) para kader untuk berpartisipasi aktif dalam moment Pilkada bulan depan. Bahu membahu dalam memenangkan pasangan calon Idris Pradi dalam Pilkada adalah harga mati, karena kita pengen terus menularkan aura kebaikan dakwah Islam ini ke seluruh warga Depok pada khususnya.
Selanjutnya sebagai pemateri utama,Ustadz Suparyono salah satu Anggota Legislatif DPRD II Depok, memaparkan bahwa kader PKS harus membaur dengan masyarakat. Silaturahim dengan masyarakat adalah sebuah hal yang mesti dilakukan sehingga Islam yang indah ini bisa terbiaskan dari tingkah laku kita sebagai salah satu warga Masyarakat. Segala macam alasan untuk takut terkotori dengan akhlak yang kurang baik seharusnya bisa terkikis oleh keyakinan bahwa kita harus menjadi agen perubahan dalam masyarakat. Termasuk bagaimana PKS sebagai partai dakwah berpolitik. Stigma politik itu kotor adalah mindset yang diciptakan oleh lawan politik yang akan membuat banyak orang apriori dengan politik. Apabila ini terjadi, maka propaganda mereka berhasil dan pada akhirnya, kembali, umat islam hanya menjadi penonton tanpa pernah merasakan gelanggang untuk menunjukkan kebaikan dan membawa semua elemen masyarakat untuk berubah lebih baik lagi‎
Untuk itu di akhir taujihnya, Ustadz Suparyono kembali mengajak para kader untuk bersungguh sungguh memenangkan pasangan Idris Pradi sebagai Walikota dan wakil walikota Depok periode 2016 – 2021.
Agenda malam hari diakhiri dengan penguatan yang disampaikan oleh ketua Team Pemenangan Pemilu PKS Beji, Pak Fachrudin.
Sepertiga malam terakhir, sebagaimana yang sudah tersampaikan dalam hadist Rasulullah SAW bahwa umat muslim diharapkan bangun untuk bermunajat, diisi oleh para peserta untuk melakukan Qiyamul lail. Akhirnya setelah rangkaian Subuh berjamaah dan pembacaan Al Ma’tsurat, acara ditutup dengan doa penutup majelis.
IMG_20151129_043059
Semoga sedikit waktu di malam ahad tadi malam bisa menghadirkan pencerahan ruhiyah dan menjadi bekal untuk bisa kembali mengantarkan pasangan yang diusung PKS menjadi pemimpin di Kota Depok.
Bravo PKS! (mk)‎

  ‎

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *