PKS Tanah Baru Luncurkan Sekolah untuk Ibu

PKS Tanah Baru Luncurkan Sekolah untuk Ibu

- in Komunitas, Sie Bidpuan
336
0
IMG-20170426-WA0053

(Tanah Baru 27/4) Rumah Keluarga Indonesia Unit Perempuan dan Ketahanan Keluarga Tanah Baru bulan lalu mengadakan kegiatan Seminar Parenting yang diberi nama Sekolah Untuk Ibu. Launching kegiatan Sekolah untuk Ibu ini tepatnya diadakan pada hari Sabtu 11 Maret 2017. Seminar bertempat di Masjid Al Kautsar Perumahan Orchid Green Village. Jl. Palakali RW 11 Tanah Baru.
Alhamdulillah kegiatan Launching Sekolah Untuk Ibu mendapat sambutan yang cukup baik dari para ibu di Tanah Baru dan sekitarnya. Seminar ini dihadiri oleh 95 orang peserta ibu-ibu.

IMG-20170427-WA0001

 

Menjadi Ibu, Umi & bunda di masa kini tidaklah ringan. Mata, telinga, hati anak-anak kita didera dengan media cetak maupun elektronik yang menampilan berbagai macam kekerasan pornografi dan kekacauan moral bahkan tidak hanya di media tapi betul-betul nyata di depan mata kita. Mendidik anak-anak kita agar berperilaku baik, percaya diri dan bertanggung jawab sungguh memerlukan kesabaran dan komunikasi dengan buah hati kita. Belum lagi memahami karakter anak-anak kita dengan bakat yang berbeda-beda, emosi yang beragam yang cukup memusingkan kita sebagai orang tua.

Berangkat dari situlah Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Tanah Baru menginisiasi perlunya Sekolah Untuk Ibu. Tujuan diadakannya Kegiatan Sekolah Untuk Ibu adalah sebagai sarana pembelajaran bagi masyarakat umum khususnya para Ibu dalam mewujudkan generasi yang religius, kokoh & harmonis. RKI juga melihat wadah-wadah kegiatan seperti ini masih relatif sedikit.

Seminar Parenting Sekolah Untuk Ibu 1 yang mengangkat tema “Emosi Orang Tua vs Emosi Anak : Mengubah Emosi Negatif menjadi Produktif”, menghadirkan Ibu Emmy Soekresno, S.Pd sebagai narasumber. Beliau adalah seorang Penulis Buku, Trainer, Konselor Pendidikan, Praktisi Pendidikan yang konsen di Dunia Anak, Penggagas & Owner Sekolah Jerapah Kecil, Alumni “Holistic Educationa for Muslim Children’ Singapore. Ibu Emmy memaparkan bahwa, “Ketika orang tua ditanya, Apa yang Anda inginkan untuk anak Anda? Sebagian besar respon orang tua atas pertanyaan ini adalah “Saya ingin anak saya bahagia”. Banyak orang tua berpikir bahwa dengan memberikan semua yang diperlukan anak dan menyediakan anak rasa nyaman dan rasa aman akan membuat anak menjadi lebih bahagia. “Pepatah mengatakan bahwa kita tidak dapat membeli kebahagiaan”. Penelitian menunjukkan 20 tahun terakhir ini kekayaan tidak memberikan kebahagiaan malahan tingkat bunuh diri, perceraian, dan depresi cenderung meningkat. Menyediakan semua kebutuhan membuat anak menjadi kehilangan motivasi, tidak ada semangat berjuang karena semua sudah tersedia (semua terasa hambar). Kebahagiaan anak datang dari keterlibatannya di dunia ini, dari semangatnya, kemandiriannya, kematangan emosinya dan rasa mampu yang tertanam di dalam diri.Beberapa penyakit Emosi Negatif yang perlu diwaspadai dapat menghambat Pembentukan Karakter : Sombong, Marah, Iri, Tidak memiliki motivasi, Bermasalah dengan makan, Tidak dapat mengendalikan diri, Manja atau rakus.

Seminar Parenting ini mendapat sambutan yang cukup baik dari masyarakat umum terutama kaum ibu. Sebagian peserta sangat setuju jika kegiatan “Sekolah Untuk Ibu” ini diadakan secara rutin. Beberapa materi yang diinginkan peserta diantaranya, adalah : Pendidikan untuk anak remaja, Sex Education untuk pra remaja, Mendidik Anak dengan cara Rasulullah. (JH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *